Tempat Parkir Kampus

27 November 2011

Jurusan Kuliahku Penuh Tekanan

Filed under: Apapun Tentang Kampus — Cahyo Adi Nugroho @ 9:33 PM

Faktor Pertama: Mood

Jurusan Sastra, dengan bahasa apapun, adalah jurusan dengan tekanan tertinggi setelah jurusan Seni Rupa. Permasalahan mendasar yang sering dialami oleh seniman, atau juga penulis, adalah mood. Padahal sumber daya mood yang bisa aku temui di fakultasku benar-benar terbatas. Bagaimana secara luar biasa mood bisa membuat tugas kita langsung selesai, atau terbengkalai. Katakanlah seorang teman mahasiswa dari jurusan seni rupa mau bikin lukisan. Kanvas, kuas, cat (kucing?), dan kopisusunya sudah ada, tinggal nggambar, tapi kalau moodnya tiba-tiba turun dia mungkin bisa pura-pura mati. Atau juga teman dari sastra, teman satu jurusan, satu gedung, mau bikin analisa prosa, yang biasanya harus terdiri dari 1500 kata tiap tugas. Komputer sudah nyala, lagu di WMP playlistnya udah adhem semua (aku kasih tahu sekalian contoh lagu adhem itu lagunya Westlife yang Fying Without Wings, More Than Word, dll), tinggal ngetik doang  aja kalau nggak ada mood langsung galau.

Sial aku berkali-kali mbenerin kata karena autocorrect Ms.Word sering sok tahu

Mungkin ada diantara kalian yang bilang bahwa tugas itu bisa dipaksakan walau sedang nggak ada mood. Iyee bener, tapi bukan di Sastra Seni Rupa. Kalau di Ekonomi (saatnya nyerang frontal, kekeke), kita ada data angkanya, kita masukin ke tabel, hitung dan simsalabim selesai. Mood cuma berperan pada kecepatan pengerjaan. Sedangkan di jurusan yang ngawur pun bener kaya di fakultasku, mood itu jadi faktor super menentukan. Tidak ada data disini, otak kitalah datanya, inspirasi untuk menggambar atau menulis itu ada di dalam sini semua, dan moodlah yang mengeluarkannya.

Mood yang bagus itu adalah sesuatu yang rapuh, yang bisa muncul dan hilang seperti nyala lampu ruang 204 gedung 4

Nanti lanjut ke faktor berikutnya, oh iya sumber gambar: here

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: