Tempat Parkir Kampus

6 December 2011

Following Follower Itu Seperti Mencintai

Filed under: Tips Metal — Cahyo Adi Nugroho @ 11:46 PM

Following follower itu seperti mencintai.

Kalau ingin dicintai, belajarlah untuk mencintai lebih dulu. Dalam hal ini, telanlah semua ego teman-teman dan mulailah menfollow seseorang. Masalah apakah mereka akan memfollback teman-teman itu nomer 16. Kecuali kalau zodiak kalian adalah #leo, kebanyakan #leo memang merasa gengsi untuk follow lebih dulu.

Masalah #cinta dalam hal ini begitu sederhana, kalau aku cinta aku akan memfollback mereka. ย Tentu saja aku sudah beranggapan bahwa mereka mencintai aku. Tidak terlalu sulit bagiku untuk dicintai dan mencintai orang sebanyak itu, membuat twit lucu dan emoticon senyum sudah mampu mengatasinya.

Untuk follower-followerku yang sekarang baru mencapai 72 orang, jangan pernah berubah ya, jangan pernah berkurang,

Aku mencintai kalian seperti kalian mencintaiku.

FOLLOW => @cahyoichii

source: diadaptasi dari twitt rizalfikry malam ini, pict : here

Advertisements

20 Comments »

  1. Hhaha..kata2nya dalem banget, jleeeb rasanya! :))
    Btw, salam kenal masbro.
    Mau saya follow? Sini..sini…
    *sok artis* ๐Ÿ˜†

    Comment by Zippy — 7 December 2011 @ 12:36 AM

    • haha, salam kenal :D, makin malem makin mantap!

      .boleh, tpi sebelum follow jng lupa baca doa

      Comment by Cahyo Adi Nugroho — 7 December 2011 @ 12:42 AM

  2. Birokrasi saya ,, saya ndak akan follow balik ,, sebelum kicauan yang follow gua lebih dari 100,,

    trus kebanyakan lupa follow balik seterusnya
    *sapa juga yg mo ngecek kicauan tu orang dan 100 pa belum*

    Comment by Rizal — 7 December 2011 @ 1:00 AM

  3. follow – followan itu tergantung dr hati -________- hahahha

    Comment by cacing — 7 December 2011 @ 1:26 AM

  4. huohohho
    kalau banyak follower itu hati rasnya gimana gitu
    artinya byk orang yg suka sama kita ๐Ÿ™‚

    Comment by FridiGraph — 7 December 2011 @ 7:46 AM

  5. haha.. emang klo #leo itu gitu ya??

    Comment by Ferrial Pondrafi — 7 December 2011 @ 9:51 AM

    • ya ga semuanya mas, kan aku bilangnya “kebanyakan”

      Comment by Cahyo Adi Nugroho — 7 December 2011 @ 5:35 PM

      • contoh Leo itu temenku Rizqi dan Arifin. apakah mereka seperti itu juga ya???? hmmm.. perlu diteliti lebih lanjut nih. hehehe

        Comment by Ferrial Pondrafi — 7 December 2011 @ 10:04 PM

      • .haha, oke silahkan diteliti ๐Ÿ˜€

        Comment by Cahyo Adi Nugroho — 7 December 2011 @ 11:00 PM

  6. tapi kebanyakan punya pikiran: banyak followers, dikit following itu bener-bener ‘wah’ banget ๐Ÿ˜€

    Comment by Ardhito Dharma — 7 December 2011 @ 10:46 AM

  7. @tastenew_nu2 follow bagi yg belum follow, insya Allah bermanfaat *promosi frontal

    Comment by Ibnunurkholis — 9 December 2011 @ 4:31 PM

  8. wah kata kata menyentuh memang bener bila ingin di cintai harus belajar mencintai setulus hati

    Comment by outbound malang — 21 December 2011 @ 4:10 PM

  9. menarik artikelnya yaa…

    Comment by baju muslim — 28 December 2011 @ 11:00 AM

  10. makanya, kalo ngga mau di “unfollow” sama “follower”mu, rajin-rajin “mention” followermu biar mereka tau kalo kamu masih idup :p

    Comment by dheowibisono — 30 December 2011 @ 4:34 PM

  11. Follow & Tweet My Twitter @IkhsanAf21

    Comment by Andi Muh Ikhsan Af (@IkhsanAf21) — 2 February 2012 @ 7:49 PM


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: