Tempat Parkir Kampus

27 November 2011

La ilaha illallah, Sebuah Puisi dari KH Mustofa Bisri

Filed under: Lumayan Serius — Cahyo Adi Nugroho @ 8:00 PM

La ilaha illallah

(KH Mustofa Bisri)


Kaum beragama negeri ini

Tuhan lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini

Mereka tak mau kalah dengan kaum beragama lain di negeri-negeri lain

Demi mendapatkan ridhlo-Mu mereka rela mengorbankan saudara-saudara mereka

Untuk merebut tempat terdekat di sisi-Mu

Mereka bahkan tega menyodok dan menikam hamba hamba-Mu sendiri

Demi memperoleh rahmat-Mu
Mereka memaafkan kesalahan dan mendiamkan kemungkaran

Bahkan mendukung kelaliman

Untuk membuktikan keluhuran budi mereka

Terhadap setanpun mereka tak pernah berburuk sangka

Tuhan lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini

Mereka terus membuatkan-Mu rumah rumah mewah diantara gedung-gedungĀ kota

Hingga di tengah-tengah sawah dengan kubah-kubah megah

Dan menara-menara menjulang untuk meneriakkan nama-Mu

Menambah segan dan keder hamba-hamba kecil-Mu yang ingin sowan kepada-Mu

Nama-Mu mereka nyanyikan dalam acara hiburan hingga pesta agung kenegaraan
Mereka merasa begitu dekat dengan-Mu hingga masing-masing merasa berhak mewakili-Mu

Yang memiliki kelebihan harta membuktikan kedekatannya dengan harta yang Kau berikan

Yang memiliki kelebihan kekuasaan membuktikan kedekatannya dengan kekuasaan yang Engkau limpahkan

Yang memiliki kelebihan ilmu membuktikan kedekatannya dengan ilmu yang Engkau kurniakan

Mereka yang Engkau anugerahi kekuatan seringkali bahkan merasa diri Engkau sendiri

Mereka bukan saja ikut menentukan ibadah

Tapi juga menetapkan siapa ke surga siapa ke neraka

Mereka sakralkan pendapat mereka

Dan mereka akbarkan semua yang mereka lakukan

Hingga takbir dan ikrar mereka yang kosong bagai perut bedhug

Allahu Akbar walillah hilham

Syahadat inilah kesaksianku inilah pernyataanku inilah ikrarku

La ilaha illallah tak ada yang boleh memperhambaku kecuali Allah

Tapi nafsu terus memperhambaku
La ilaha illallah tak ada yang boleh menguasaiku kecuali Allah

Tapi kekuasaan terus menguasaiku
La ilaha illallah tak ada yang boleh menjajahku kecuali Allah

Tapi materi terus menjajahku

La ilaha illallah tak ada yang boleh mengaturku kecuali Allah

Tapi benda mati terus mengaturku

La ilaha illallah tak ada yang boleh memaksaku kecuali Allah

Tapi syahwat terus memaksaku

La ilaha illallah tak ada yang boleh mengancamku kecuali Allah

Tapi rasa takut terus mengancamku

La ilaha illallah tak ada yang boleh merekayasaku kecuali Allah
Tapi kepentingan terus merekayasaku

La ilaha illallah hanya kepada Allah aku mengharap

Tapi kepada siapapun Masya Allah aku mengharap

La ilaha illallah hanya kepada Allah aku memohon

Tapi kepada siapapun Masya Allah aku terus memohon

La ilaha illallah hanya kepada Allah aku bersimpuh

Tapi kepada apapun Masya Allah aku terus bersimpuh

La ilaha illallah hanya kepada Allah aku bersujud

Tapi kepada apapun aku terus bersujud

La ilaha illallah…

Masya Allah…

source: here

pic source: here

Advertisements

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: