Tempat Parkir Kampus

5 November 2011

Sapi-sapi Galau

Filed under: Tulisan Brutal — Cahyo Adi Nugroho @ 11:01 PM

“Malam ini mungkin baru Idul Adha, tapi hatiku sudah ter-kurban untukmu sejak lama.”

Malam ini gema takbir berkumandang bersahut-sahutan, bernada rendah ke tinggi atau sebaliknya, di desa yang damai, daerah istimewa Badranbaru.

Besok dalah hari yang spesial, karena cuma setahun sekali aku bisa memblodoti sapi bersama teman-teman. Memblodoti berasal dari kata blodot, yang artinya kotoran sapi yang masih ada di perutnya. Menyenangkan sekali melakukan perjalanan bersama squad Badranbaru ke sungai dengan mobil pick-up berkelengkapan perut dan usus sapi, dan perang perebutan wilayah pemblodotan dengan squad desa lain, yang juga berkelengkapan perut dan usus sapi. Apapun yang terjadi kami siap, semuanya tentu akan jatuh ke sungai kan?. Tapi kami akan jatuh dengan tersenyum, karena kami tahu kamilah yang akan menang.

Kembali ke beberapa jam yang lalu, saat aku pergi ke dapur masjid. Ada rumah baru semi permanen berdiri untuk menaungi 7 sapi yang siap untuk disembelih, menikmati malam terakhir mereka dengan galau. Sekilas aku melihat sapi-sapi tersebut terbagi menjadi 2 geng, geng sapi putih dan sapi coklat. Aku tidak tahu apa ada satu masalah diantara mereka, entah karena mereka berselisih menentukan nama sapi-band mereka atau karena hal lain, tapi 2 geng sapi itu berdiri membelakangi satu sama lain. Dilihat dari jumlah, geng sapi putih ada 4 dan sapi coklat ada 3. Walau menang jumlah, sapi putih masih enggan memulai perang, karena dia tau kadang jumlah bukan factor utama penentu kemenangan, mungkin yang coklat kalah jumlah, tapi bisa saja mereka sapi mutan. Atau bisa juga karena mereka sudah tahu kalau besok semua juga akan mati, makanya tidak mau saling menambah penderitaan.

Aku perlahan mulai mengembangkan bakat baruku, membaca pikiran hewan. Kalau sapi-sapi itu punya facebook, kira-kira mereka akan buat status seperti ini :

Sapi putih 1 : “malam ini adalah mungkin yang terakhir kalinya aku bisa update status, aku cuma mau bilang aku minta maaf pada semua temanku, senang mengenal kalian, berpisah dengan kalian mungkin adalah hal terberat di hidupku, aku sayang kalian.”

Sapi putih 2 : “lagi berada di rumah baruku bersama @sapi putih 1, @sapi putih3, @sapi putih 4, malam masih panjang coy!

Sapi putih 3 dan 4 nge-like status Sapi putih 2

Sapi putih 4 komen status Sapi putih 1 : “sabar ya pi 😦 …”

Barangkali seperti itu, kalau yang sapi coklat tadi kelihatannya tidak punya facebook, punyanya twitter, itupun mereka belum bisa cara mainnya.

Sekian dulu ya, selamat malam Sapi-sapi.

pict source : here

Advertisements

3 Comments »

  1. KocAK Mas ceritamu,,,,,,

    Comment by rizal — 6 November 2011 @ 9:29 PM

  2. Juga tidak mungkin dia lahir setelah bulan September, karena di bulan inilah domba domba masih berada di padang waktu malam.

    Comment by Ryan Xuzyxis — 22 December 2011 @ 5:31 PM


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: