Tempat Parkir Kampus

6 May 2011

Analisa Awal Kasus BB Erwin

Filed under: Edcom — Cahyo Adi Nugroho @ 10:35 PM

Segera setelah sampai di kampus, ak (cahyo), Salman, dan mulad pergi ke mushola karena pangen cepet2 sholat duhur keburu waktu habis (prlu diketahui saat itu hmpir jam stngah 3). Kami bertemu Mas Ibnu (Ketua Umum SKI), Mas Haryo (Bendahara Umum), Mas Tristan (Sekertaris Umum – posisi yg suatu saat ingin ak tempati) dan beberapa ukhti sdg bersihin sekre SKI yg baru. Setelah sholat pun kami jaga image dgn ikut bersih2. Setelah mlakukan kegiatan yg tdak terlalu brguna (hampir mndekati tidak brguna) sperti mmindahkan kardus yg sdah diatur mas ibnu ke tmpat lain dngn alasan efesiensi tempat yg sbnernya tdk mngubah apapun, dan obrolan2 konyol akhi2 labil, kami (sbenarnya mereka) mmasang papan nama sekre SKI d tmpat yg ga bisa ak jelaskan (pokoknya letak papan nama itu mmungkinkan org yg ga hati2 bisa kejedot kepalanya).

Oh iya, sbenernya yg pengen ak bahas adalah setelah itu. Ak istirahat sebentar, mengecek hape yg tadi ak silent dan ak masukkan dalam tas. Ada 4 inbox, 3 diantaranya isinya tanya ke ak soal BB Erwin yg hilang saat upgrading. Ak mulai suudzon pada pngirim sms itu jngan2 ak yg dituduh (padahal mukaku aja innocent, akakak). Biasanya ak tidak peduli pada apapun tapi kalau udah seperti itu maka ceritanya lain.

Detektif mode : On

Ak akan berikan urutan cowo yg pertama masuk kamar setelah acara outbond : korti, ak (cahyo), Erwin. Tapi kami masuk hampir bersamaan karena ingin rebutan kamar mandi. Korti langsung pergi ke kmar mandi cowo yg kiri (yg ada airnya). Jdi d kamar tinggal ak (yg secara tolol kbingungan dimana mnaruh baju ganti) dan erwin. saat itu Erwin keluar kamar, dngan begitu sempurna sudah ak tidak punya alibi. Tapi itu cuma beberapa detik, krena setelah ketemu baju ganti ak segera mnyusul mereka “berdua” biar dapat giliran antri. Aku kira Erwin sudah di dalam kamar mandi yg kanan karena pintunya tertutup, tpi ak salah, beberapa saat setelah itu pintu kamar terbuka sndiri, dngan kata lain, pas ak “antri” tadi  Erwin TIDAK berada di dalam kamar mndi. Pas ak mau masuk, barulah Erwin datang. Akulah yg masuk kamar mandi, jadi si Erwin tidak punya alibi lagi. Aku di dlam kamar mndi sekitar beberapa mnit karna cuma cuci muka, kaki dan tangan, trus ganti baju (itu karena airnya habis), tapi saat itu tentu lebih dari cukup bagi Erwin untuk melakukan sesuatu. Aku keluar kamar mndi dan menuju ke kamar (ingat korti msih ada di kamar mndi). Disana sudah ada Jeje yg kebingungan mencari hapenya dan BB Erwin, deo, salman, mulad, dan tentu saja Erwin. beberapa saat kemudian haikal baru datang. Jadi total ada 8 orang penghuni kamar yg bisa saja jadi tersangka, tpi itu bisa dipersempit karena ada beberapa fakta:

  1. Salman dan mulat sudah berada di halaman pertama kali, ak tahu itu krena ak keluar bersama mereka, tpi kemudian ak masuk lagi krena mengambil slayer
  2. Ak keluar kamar setelah mengambil slayer dan berpapasan deo di luar, ak menyuruh deo mengambil slayer (ingat yg sudah diluar itu cuma salman dan mulat)
  3. Inilah fakta yg terpenting, yang tahu 5 hape itu ada dibawah meja cuma jeje dan Erwin, karena ak denger jeje trus mnjawab dngan kalimat yang sama saat ditanya. “tadi semua hape gw taru sini, di bawah meja, udah taruh sini aja ya win biar aman, gitu gw blang ma Erwin..”
  4. Kalian tahu kan ak tidak terlalu deket ma jeje dan Erwin, jadi ak ga tau pasti yg mana jaket jeje, apalagi dompet erwin.

Oh iya, ada yg belum tau urutan kasusnya ya? Gini, pulang dari outbond hape jeje dan BB Erwin dinyatakan hilang, beberapa saat setelah mencari, Hape jeje ketemu di jaket jeje (tidak mngkin kan hape bisa pindah sndiri). Lalu baru muncul kasus berikutnya yaitu uang d dompet Erwin jg hilang 200 ribu. Tapi lalu sebelum pulang bisa2nya BB Erwin ketemu di tas jeje (padahal udah digeledah berkali2 oleh org yg berbeda2)

  1. Inilah bagian terkonyol dalam kasus ini, uang 200rb yg hilang dari dompet Erwin. kira2 siapa lagi yg tahu dimana persisnya Erwin menyimpan dompet sebelum outbond?

Jadi ak akan mengarang cerita. Mengarang cerita dan menuduh, beda.

Erwin dan jeje paling akhir berada di kamar sebelum outbond, jeje menaruh 5 hape (hapeku, deo, haikal, jeje, Erwin) dibawah meja karena ak tahu ak sembrono hapeku masih ak taruh diatas meja (thanks je..). Erwin mengunci jendela, mereka menutup pintu lalu pergi. Setelah acara outbond, korti, ak, Erwin masuk ke kamar, korti langsung ke kamar mandi. Erwin mengikuti korti keluar kamar, ak mengambil baju ganti lalu keluar kamar, berdiri di depan kamar mandi, Erwin masuk lagi ke kamar, meletakkan hape jeje di jaket jeje, mengambil hape dan uangnya sendiri. Jeje, deo, salman, mulat masuk kamar. Jeje mengeluarkan semua hape yg ditaruhnya dibawah meja yg ternyata tinggal 3. Setelah mencari2, jeje mendapati hapenya ada di jaket. Penggeledahan pertama dilakukan, tpi gini, kira2 tas siapa yg tidak mungkin digeledah orang lain? Dimana tempat teraman menyembunyikan barang korban yg hilang? Tepat, tas korban itu sendiri. Beberapa kali proses penggeledahan dilakukan tapi tidak juga ditemukan. Sesaat sebelum penggeledahan terakhir, Erwin menaruh BBnya sendiri di tas jeje. Untuk 200rbu yg hilang mngkin cuma karangan Erwin.

Tapi masih ada yg mengganjal di cerita yg ak buat itu karena sebenarnya ak tidak tau :

  1. Siapa yg terakhir keluar kamar sebelum outbond.
  2. Apa yang terjadi saat ak ada di kamar mandi
  3. Kalau ceritaku benar, apa sebenarnya yg ada di pikiran Erwin

Tapi kalau itu salah (ak percaya ak salah), dan pelakunya bukan Erwin, berarti akan mematahkan fakta bahwa 95% kejahatan dan pemerkosaan dilakukan oleh orang2 terdekat korban. Orang2 akan berpikir bahwa pelakunya ingin mengdu domba Erwin jeje, kira2 siapa yg hubungannya tidak dekat dengan Erwin (selain ak).  Tapi kalau kita kaji lebih jauh, siapa yg dengan tolol melakukan hal itu, trik murahan seperti itu terlalu konyol untuk mengadu domba seseorang, itu akan malah mempererat persahabatannya. Pelakunya tentu tidak bodoh bukan, jadi apa yg sebenernya terjadi di sini? Hanya Allah yg tahu, mari kita serahkan semua padaNya, Allah akan menunjukkan yg benar itu benar, yg salah itu salah.

Advertisements

3 Comments »

  1. Hmm.. Akhrnx tw jg kronologisnx cz q gk ikt upgrading dlu…

    Comment by Iskha — 6 May 2011 @ 11:07 PM

    • .lha ngopo ga melu?

      Comment by Cahyo Adi Nugroho — 7 May 2011 @ 10:22 PM

  2. Tepar, pilek berat…

    Comment by Iskha — 10 May 2011 @ 9:17 PM


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: